Sunday, February 19, 2012
NISBAH EMASAN
Dalam indah
Ada nisbah
Di rupawan wajah
Tersimpan rahsia
Disebalik anggun
Ada hitungan
Matematik mempersona
Raut muka
Terhias angka
Merumus jelita.
LCCT Sepang 18 Februari 2012
Sunday, July 17, 2011
JALANG KEBENARAN
Sunday, June 26, 2011
TERATAK DACHA DI BANDAR PUSHKIN
Ziarah seni ke Bandar Pushkin
Dalam kembara singkat ke Bumi Lenin
Tugu gangsamu dihiasi indah
kembangan musim panas
Pelbagai rona pelmacam citra
Bandar Pushkin dijaja mesra
Penuh bangga
Buat pemandu wisata gadis Rusia
Yang sarat sejarah bangsa
Mempersadakan Pushkin setara pemuka negara
Di teratak dacha itu
Pushkin berkarya
Mengegar getaran roh setiap jiwa
Di Bumi Rusia
Kapan kubisa berkunjung ke Bandar Usman Awang?
Tuesday, June 21, 2011
Di Pusara Ulyanov
Ziarah ke pusaramu tanpa doa
Karena pasti kau ketawa dalam tidur abadimu
Kau pembikin negara pekerja dan petani
Bolshevik yang menjadi juara soviets*
Atas derita mereka, kau jadi maharaja sosial
Yang mengusir feudal dan bourgeois
Dari bumi kaya untuk terpilih
Dari bumi merana yang merata
Dari pusara terdengar deru-deram BMW, KIA dan Toyota
Lada dan Skoda terpinggir tua
Remaja paska revolusioner entah kenal entah peduli
Kamu yang keliru tentang kegagahan sosialisme
ketika kamu berucap garang pada tanggal 16 April 1917
'sosialisme akan menghancurkan kapitalisme Eropah'
Kini Coca-cola mengunjungi pusaramu
Dengan kekotak Mc Donald mengisi penuh
Tong sampah di sekitar makammu.
Kukenang jasamu karena menghilangkan senyuman
Di wajah-wajah rakyatmu.
Monday, June 6, 2011
BUNUH SAJA BAHASA ITU....
BUNUH SAJA BAHASA ITU
KALAU IA TIDAK DIHORMATI
OLEH JELATA BERSTATUS TINGGI
MAUPUN PAK MENTERI
BUNUH SAJA BAHASA ITU
KALAU IA TIADA BERBICARA ILMU
HANYA INDAH BUAT PANTUN PUISI BERLAGU
KALAU BERSUARA BUAT KAU MALU
BUNUH SAJA BAHASA ITU
JIKA IA HIASAN MELULU
HANYA TUNGGANGAN KETIKA PRU
SUDAH MENANG BAHASA TAK LAKU
MANSUH PPSMI MENJADI RAGU
BUNUH SAHAJALAH BAHASA MELAYU !
Friday, May 27, 2011
ANDAINYA PERANG SUDAH MATI
Andaikata perang sudah mati
Dunia lenyap kesumat benci
Andaikata perang jadi bangkai
bumi bakal jadi permai
andaikata perang tidak bernyawa
Alam bahagia dilambung ceria
Andaikata perang itu suatu kutukan
Buana sejahtera sentosa aman
Andaikan dunia bebas perang
Ilmu bertambah ekonomi berkembang
Citra kemanusiaan anutan sejagat
berakhir kelak perang salib dan jihad
Andaikata perang sudah mati
Sengsara tiada perang dibenci
Generasi mendatang tidak mengerti
Kata perang pun berkubur mati
Aku masih menanti bila perang itu mati..........
Tuesday, February 1, 2011
MENDADAK IA DATANG
Monday, January 31, 2011
Emosi Tika Hampir Mati

EMOSI TIKA HAMPIR MATI
Nafi itu mati
pergi jauh kau dari sini
biar aku sendiri dalam isolasi
murka pada mati
kenapa kau mahu ziarahi
diri ini
mahu kutawar-menawar dengan mati
bukan kini
biarlah lain hari
kalau mati datang lagi
biar hanya mampir lalu berlalu pergi
usah kau kembali
wahai mati
kemunculanmu mengundang depresi
Tundalah kedatanganmu mati
sehingga aku bersedia merangkulmu nanti
masamu akan tiba wahai mati
tika daku terimamu segenap sanubari.
31 Januari 2011.
Monday, October 25, 2010
Tuesday, October 19, 2010
LORONG KENANGAN FK UNAIR
Wednesday, October 13, 2010
GENESIS SEBUAH PUISI
&&&&&&&&&&&&&&
(Apa itu puisi?)
P uisi itu sejambak protin
tenunan indah dalam karangan
berlegar-legar asid amino rangkai-rangkaian
Di aliran darah dari kilang ribosoma
Tersulam madah dan metafora
Dalam gabungan dari pelusuk minda
Posteriori pengalaman barusan dan silam
Dari ngarai benak janaan alam
(Dari mana datangnya puisi?)
Bila benak dilambung gelombang bergelora
Alfa, beta, delta atau theta
Korteks ubun-ubun kemilau bercahaya
Bioskop minda benderang menyala
Organ sastera beroperasi segera
Aktif tercipta di daerah Broca
Gen puisi tiba-tiba siaga
Bila alfa bertakhta sajak prozaik bersahaja
penaka secangkir kopi tanpa gula
Bila amigdala terangsang luka
Adrenalina dan noradrenalina berkuasa
Badai sajak amuk menggila
jenuh amarah, cerca membara
Bila murung menguasai jiwa
Serotonin menghilang entah ke mana
Berkarya si pemurung di gelombang beta
Otak mamun di kelabu biru
Stanza terungkap tepu pilu
Membenam melankoli depresi melulu
Dalam khusyuk, zikir dan meditasi
Amalan sufi peterana levitasi
Gelombang theta dalam emisi
Lahirlah sajak seindah puisi
Laksana bercanda di kamus firdausi
Yang membaca ditakluki elasi
Candu kalimat madat ektasi
Membuat puisi gian dikunjungi
**&***********&&&*********&**********
LL
Rahmatharounhashim
Padang Gaong, Ulu Melaka, Langkai
29.7.2007.
Tuesday, September 28, 2010
EVOLUSI SEEKOR MANUSIA

EVOLUSI SEEKOR MANUSIA
Di kala lampau evolusi bersilam
Moyangku seekor ikan berinsang enam
berenang di air ketuban
membina kekotak hox bersegmen-vertebra
tumbuh tunas sirip bertungkai hasta
kaki menerjang lengan mendepa
Tanpa kusedar ekorku hilang
Tungkai-tungkaiku memanjang
Damailah kamu riang berenang
Di laut tenang pernah bertandang
Selamat tinggal duyung-dugong tersayang
Aku mendaki dataran terbentang
Sesekali aku akan pulang.....
Rahmat Haroun MD
Monday, September 6, 2010
OLIVE OIL CAKE
Thursday, August 19, 2010
GURINDAM DIABETES
Kencing kerap sering dahaga
cepat lapar demikian gejala
Kalau makan dah banyak gula
Otak bergeliga pun boleh jadi koma.
Belum tua mata dah buta

Retinopati, degenerasi makula
Komplikasi diabetes angkara buta
Dengan katarak memburami kanta
Bini muda pun nampak dah tua.
Gatal sana kebas sini
Sahabat Diabetes Darah Tinggi
Periferal neuropati begitu komplikasi
Ginjal rusak gengren di kaki.
Bersenamlah tuan saban hari
Cukup setengah jam setiap hari
Jantung sihat nyawa terselamat
Urat darah tidak tersumbat.
Daun mengkudu pucuk pegaga
petai jering selera herba
Penyakit Diabetis amat berbahaya
Kurangkan gula hidup bahagia.
Guridam diabetis untuk tatapan
seloka pendita punya gerangan
Kurangkan gula dalam makanan
Tambahankan manis pada senyuman.
Diperbaharui Langkawi 25.8.2010.
Friday, August 13, 2010
BAHASA ORGAN
(maaf, pesakit seorang Dextrocardia; 1 dalam setengah juta)Dengarlah bisikan organ
Sebelum ia menjerit-perit
Mengerang garang
Bila keluhan bergejala derita
Berdesing di telinga
Ladenilah aduan organ
sebelum malapetaka membawa nestapa
Bawalah diri untuk
Diperiksa tabib pendita
Agar terawat organ derita
Jangan masa terbiar leka
Mengabai bahasa organ yang melakar cedera
Hantar isyarat nyeri dan derita
Karena baji jantung
Menikam dada
Ibarat kilat guruh
Gempita
Serangan jantung
Mengancam nyawa
Akibat bisikan organ
Diabai-alpa.
Monday, July 26, 2010
Lubang Itu Suara Apologi
Sunday, July 25, 2010
MUTIARA PUTERIKU
Kau puteriku merantau jauh ke Bumi Koreamengalunkan petikan jemari alat muzika di tanah asing
bersama remaja Korea dan dunia
mengharmoni dalam nada
dalam kesejagatan penghayatan seni tradisi
tanpa mengira
seakan ia datang dari luar angkasa
nada petikan 'gayageum' merapatkan manusia
dari seluruh buana
membina sanggar budaya dalam muzika purba
bertempat dalam sanubari remaja
serentas dunia
Kau puteri Melayu dari Subang Jaya
Satu-satunya peserta dari Malaysia
memetik simfoni tradisi Korea
bertudung tanpa ragu memperaga wibawa
keyakinan jiwa untuk berada di persada dunia.
Tahniah! Anakndaku Wan Nur Amira Rahmat Haroun.

Thursday, July 22, 2010
ILUSI SEGITIGA KARNISZA
Ilusi segitiga Karnisza suatu misteriMata sebuah bola sepasang jua
punya kornea kanta dan retina
Di retina penuh dengan penerima cahaya
Kon di tengah, rod di pinggir retina
Kon untuk penglihatan rinci
dan rod untuk penglihatan gulita mata
Tetapi mengapa?
Dalam Paradoks Ellbsberg
aku teperangkap dalam ketakutan
terhadap misteri kekaburan
Tetapi mengapa demikian
karena aku pro-kepastian
Mereka hanya pemilih kekaburan nyata
Ternyata mereka hanyalah mangsa amygdala.
Friday, July 9, 2010
SANGGAR NYERI

Kini, ku punya banyak teman baru
Mereka begitu rajin menemani
Semasa aku kuat bekerja
Mereka menganggu dera
Sewaktu aku berwuduk
Tulang belulangku diketuk
Tukul keluli bergerigi besi
Kalau aku cuba santai membaca koran
Kau sentap otot senjaku dengan kekejangan spastik
Aku tak meregang koran sedepa tangan
Pasti kau sentap ototku mengerang
Atau sedang aku lagi lena tidur
Dibuai bioskop mimpi dengan adegan ngeri-nyeri
Mereka tiba-tiba membangunkan daku
Dari gelisah tidur dengan tusuk tikam sembilu
Membangun-gempita daku tanpa perlu ada jam gerak
Kalian rajin bergurau tanpa tahu waktu
Wahai teman, rakan, kawan dan sahabat
Kalian bercanda dengan nyeri meskipun aku lagi solat
Menyapa daku dengan nyilu yang menikam
Menyampai salam dengan sakit yang menghiris
Sahabatku bermadah dalam siatan saraf
Kekadang menyanyi lagu nyaring mengupas deria
Ada kalanya nyanyian nyeri menari-nari
Seolah-olah pesta sakit dirai rakan berbisa
Teman nyeri, sahabat nyilu dan kawan penghiris saraf
Yang menstrom kabel sarafku dengan arus bervoltan tinggi.
Kawan kau sayat sarafku
Rakan kau ramas-kuat dagingku
Teman kau geriji sendi bahuku
Sahabatku memberi kado sakit
Sebagai hadiah menyambut perit
Bagaikan menyimbah asam di luka berdarah
Kawan, sahabat, rakan dan teman
Kalian rajin menemani deritaku
Kalian setia menyiksaku
Aku terima kalian sebagai rakan, sahabat, teman dan kawan
Semasa penyakit menghuni tubuh
Dalam sanggar nyeri
Yang memenjara diri
Aku ingin berdamai dengan kalian
Kalau aku mati, kamu tidak punya rakan, teman, kawan dan sahabat untuk disakiti.
Biarlah aku pergi.... atau kita berdamai.
Subang Jaya. 7 Julai 2010
Wednesday, July 7, 2010
EKTASI SUFI

Kunanti bahagia tanpa tragedi
Dalam mimpi levitasi sufi
kesempurnaan tanpa cacat yang kurindui
menjelma immortal tanpa mati
kemewahan tanpa miskin di bumi
estim memuncak tanpa gengsi
lenyap pikunku menjelma rejuvenasi
Hakiki yang berkunjung di impian firdausi
Di situ Segala mungkin jadi realiti
Sungai susu mengaliri
Bersama kali arak-warak untuk dicicipi
Saban malam perawan menanti
Janji spiritual di ranjang syurgawi
Kapan itu jadi realiti?
Aku nan menanti
Kuah, Langkawi, Qedda.
13 Mei 2009.

